Gunakan Botol Susu Kecil Untuk Si Bayi!

Advertisement:
botol susu kecil untuk si bayi
Ada banyak sekali ukuran botol susu dan pilihlah yang paling kecil untuk bayi-bayi yang baru lahir (infant). image: pigeon.co.id
Pada saat memiliki momongan (bayi) tentu saja pergumulan pertama kita adalah mengenai asupan gizinya yakni susu. Bagi bayi, sumber makanan pertama dan satu-satunya adalah susu. Sungguh aneh jika ada bayi yang baru lahir sudah bisa menikmati es teh manis, kopi atau bahkan coca cola, bukan? Bagi Anda atau isteri Anda yang memiliki suplai air susu ibu (ASI) yang cukup dan berlimpah tentu tidak perlu terlalu kuatir. Karena bayi bisa langsung makan minum dengan menyedotnya dari puting susu. Namun bagaimana dengan ibu-ibu yang tidak bisa menyediakan ASI yang cukup atau tidak keluar ASInya sama sekali? Tentu saja susu formula adalah pilihan satu-satunya. Dan salah satu alat yang wajib dipergunakan adalah botol susu.


Ya, ada banyak sekali merek botol susu yang dengan mudah kita beli di toko perlengkapan bayi, supermarket atau kita dapatkan di rumah sakit ketika melahirkan. Saat bayi kita lahir dan belum bisa menyediakan ASI, pihak rumah sakit pun sudah mempersiapkannya dengan baik. Meski tidak ada banyak pilihan dan bersifat standar yakni satu merek dan satu ukuran. Namun harus kita pahami bahwa ukuran botol susu ada banyak macam. Dari yang kecil kurang lebih 60 ml (2 oz) hingga ukuran jumbo. Semuanya pada dasarnya sama. Belum termasuk ukuran dan bentuknya yang beraneka rupa dari yang standar hingga yang melengkung bergelombang, ada pegangan, dll.
Berhubung bayi baru lahir (newborn) dan masih kecil tentu saja asupan susu yang diminum tidak banyak-banyak. Jadi kita tidak perlu menggunakan botol susu yang besar dan aneh-aneh apalagi yang terbuat dari kaca atau beling. Malah kalau terlalu besar, tentu saja berat untuk kita pegang dan juga takutnya jika terjatuh menimpa muka si bayi bisa lebih berbahaya. Ukuran 60 ml (2 oz) sudah sangat bagus dan pas sekali. Selain itu dot (karet) buat sedotannya juga tidak terlalu lebar pangkalnya sehingga tidak akan merusak kontur atau konstruksi rahang dan mulut bayi itu sendiri. Anda tinggal bandingkan saja sebab menurut hasil penelitian kami botol susu besar ukuran lingkaran dalam dotnya lebih besar dan dikuatirkan jika dipergunakan dalam waktu lama akan merubah bentuk rahang, bibir bahkan mulut bayi. Disedot tahunan apakah tidak akan berubah? Pasti akan berdampak apalagi -maaf- jika mulut bayi Anda sendiri sudah monyong, dower atau mendongak ke atas.

Jadi untuk bayi-bayi di bawah usia 1 tahun, saran kami gunakanlah botol susu kecil. Termasuk juga untuk ibu-ibu yang memompa ASI untuk putra-putri kesayangan mereka. Setelah dipompa di botol susu standar baru dituang ke botol-botol kecil ini dan diberikan kepada si bayi. Kecuali mungkin jika si bayi sekali minum susu sudah lebih dari 60 ml. Botol susu kecil bisa dipergunakan hingga bayi berusia 1 tahun bahkan 2 tahun selama sekali minum memang tidak melebihi takarannya 60 ml atau maksimum 70 ml. Sebab harus kita pertimbangkan juga bubuk susu yang dituangkan ke dalamnya. Yang mungkin perlu diganti nanti adalah dot karetnya sebab ada beberapa jenis dot yang ada di pasaran. Kami akan mengulasnya di lain waktu. Oya, selain itu ukuran botol susu yang mungil juga mudah dibawa ke mana-mana saat kita bepergian dengan si baby entah itu naik pesawat terbang, mobil atau jalan-jalan dengan stroller ke mal atau taman bermain anak. Bagaimana menurut Anda?
 
berikutnya >> Aneka Macam Dot Botol Susu

Sponsored links
Share on Google Plus

Tentang KonsumenReview. com

Konsumenreview.com adalah tempat terbaik melihat hasil review dan komentar dari masyarakat Indonesia seputar produk (barang jasa) yang ada di sekitar kita. Ikutlah berpartisipasi menginspirasi rekan-rekan lainnya.
    Blogger Comment
    Facebook Comment