Perlukah Minum Susu Ketika Hamil?

Advertisement:
perlukah minum susu ketika hamil?
Apa manfaat minum susu ketika hamil? Temukan jawabannya di sini. image: livestrong.com
Perlukah minum susu ketika hamil? Pertanyaan seperti ini masih banyak ditanyakan oleh kaum perempuan termasuk ibu-ibu hamil dan terutama ibu-ibu yang baru saja hamil anak pertama. Karena hamil anak pertama otomatis belum punya pengalaman dan wawasan mengenai apa yang terjadi atau dialami oleh wanita hamil. Perlu atau tidak meminum susu? Silakan disimak di bawah ini.

Susu Khusus Ibu Hamil

Maksud susu di sini bukan susu biasa seperti full cream entah itu kemasan cair atau bubuk, susu kental manis, susu diet kalori, fitness, dsb. Kalau susu-susu seperti itu tentu saja cocok ketika belum hamil dan sesuai dengan peruntukannya. Yang kita maksudkan di sini adalah susu khusus untuk wanita hamil atau ibu hamil. Tentu saja kandungan gizinya berbeda dari berbagai susu yang kita sebutkan di atas. Lalu perlukah meminumnya?

Konsultasikan ke Dokter

Pada saat kita datang ke dokter untuk memeriksa kandungan atau kehamilan, tentu saja kita perlu bertanya mengenai masalah susu ibu hamil ini. Tanyakan kepada dokter apakah perlu meminumnya atau tidak. Dokter pasti akan mengecek kondisi fisik, kesehatan dan bayi di dalam kandungan. Atas dasar ini dokter pun akan memberikan berbagai macam obat, multivitamin, dsb...termasuk mungkin pantangan makan minum makanan minuman tertentu. Tiap-tiap orang berbeda-beda tergantung kondisinya masing-masing. Dan boleh dibilang hampir semua dokter pasti akan menganjurkan Anda untuk minum susu. Pertimbangannya adalah di dalam tubuh Anda sekarang ada calon bayi yang sangat membutuhkan asupan gizi lebih. Anda makan bukan hanya untuk diri Anda sendiri tetapi juga untuk si bayi yang ada di dalam perut.
Tanpa berkonsultasi ke dokter, apakah boleh langsung minum susu khusus ibu hamil? Ada banyak orang yang melakukannya dan baik-baik saja. Sebab susu adalah produk umum, mudah dibeli dan mudah dikonsumsi. Bahkan tanpa kita sadari, setiap hari ada banyak makanan atau minuman yang kita makan yang mungkin mengandung susu. Sebut saja seperti roti, kue, es krim, dsb. Boleh dibilang sah-sah saja minum susu tanpa harus menggunakan resep atau referensi dokter kandungan. Hanya saja pastikan susu yang dibeli adalah benar-benar bagus dan sesuai peruntukannya. Pilih yang cocok dengan kita sebab bagi sebagian orang ada yang merek ini cocok tetapi merek lainnya tidak cocok. Kalau tidak cocok kita bisa ganti ke merek lain.


Tidak meminum susu atau minum susu yang bukan khusus untuk ibu hamil sebenarnya juga tidak masalah. Ada orang yang tidak cocok dengan rasa atau merek susu ibu hamil namun berhubung susu penting maka mereka minum susu biasa. Boleh-boleh saja. Yang penting makanan, minuman atau susu yang dikonsumsi setiap hari gizinya harus cukup dan memadai. Tambahkan porsinya agar memadai.

Ada 2 alasan lain yang menurut kami cukup penting untuk dipertimbangkan mengapa ketika hamil seorang ibu harus minum susu khusus ibu hamil. Pertama adalah soal kandungan gizinya yang memang khusus untuk calon bayi. Misalnya asam folat (folic acid atau vitamin B9). Zat gizi ini hampir susah ditemukan di makanan minuman yang kita konsumsi sehari-hari. Memang ada sejumlah makanan yang mengandung asam folat tetapi karena rentannya vitamin ini terhadap pengaruh panas, cahaya atau oksigen membuat vitamin ini kadang terbuang sia-sia sewaktu dimasak atau dicuci. Bahkan untuk sejumlah sayuran atau daun-daunan, vitamin B9 bisa ikut larut sewaktu sayuran dan dedaunan tersebut dicuci. Padahal asam folat sangat penting dalam pembentukan sel darah merah, jaringan otak bayi, saraf serta sumsum tulang belakang. Bayi yang kekurangan asam folat atau vitamin B9 bisa fatal di mana lahir cacat. Sebagai calon ibu atau ayah, tentu Anda tidak mengharapkannya bukan?

Alasan kedua adalah soal kesehatan si ibu itu sendiri. Pada saat kita hamil, kita bukan makan untuk diri sendiri tetapi juga untuk si bayi. Jika kita kekurangan gizi atau makanan yang kita makan kurang otomatis bayi akan merebutnya dari kita. Contoh misalnya seperti kalsium. Karena asupan kalsium yang kurang untuk si bayi dan si ibu, otomatis pembentukan bayi di perut akan mengambil atau menyedot kalsium tubuh ibunya. Dampaknya tanpa disadari ibu kekurangan kalsium dan berefek pada kekuatan dan kesehatan tulangnya. Makanya banyak ibu-ibu ketika tua atau lanjut usia mengalami keropos tulang atau osteoporosis. Salah satu sebabnya adalah ketika hamil asupan kalsium kurang sehingga ikut tersedot si bayi. Kelihatan sepele tetapi banyak yang tidak menyadari hal ini.

Jadi betapa pentingnya minum susu khusus ibu hamil bukan?
 
berikutnya >> Tips Memilih Susu

Sponsored links:
Share on Google Plus

Tentang KonsumenReview. com

Konsumenreview.com adalah tempat terbaik melihat hasil review dan komentar dari masyarakat Indonesia seputar produk (barang jasa) yang ada di sekitar kita. Ikutlah berpartisipasi menginspirasi rekan-rekan lainnya.
    Blogger Comment
    Facebook Comment